Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Diri. Show all posts

Monday, December 14, 2009

Pengamen Beromset Rp.300 juta

KRL (Kereta Listrik) Jakarta - Bogor menjadi saksi perjalanan hidupnya, pria kelahiran Batang Jawa Tengah 17 Juli 1977 itu tahun 1999 nekat merantau ke Jakarta hanya bermodal gitar. Berdesak desakan dengan penumpang KRL untuk mengais rejeki sembari menenteng gitar akustiknya lelaki ini setiap hari harus mengamen untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Namun siapa sangka saat ini pria itu mampu mempekerjakan 130 karyawan dengan omset Rp.300 juta/bulan bukan dalam bidang musik namun dalam bidang TI (Teknologi Informasi) lho kok bisa ?

Pagi sampai petang mengamen diatas KRL, bila petang telah tiba diayunkan langkah kakinya ke toko buku .. buku yang dicari terutama adalah buku-buku tentang internet kemudian dia mulai belajar membuat desain web di warnet. Semuanya dilakukannya secara otodidak tidak punya mentor khusus. "Dulu aktivitas rutin saya begitu. Mengamen menyisihkan uang untuk membeli buku dan membayar warnet, saya memang suka baca" ungkap Aalia Kika Syafi'i Mustain.

"Waktu itu teman saya pengamen semua. Boro-boro internet mereka mau baca buku saja sudah untung" kenangnya.

Pria yang hanya tamatan SMA Bhakti Praja Batang ini punya prinsip "tidak ada yang tidak bisa" bila mau terus belajar dengan keras. Fokus pada desain web dia mulai coba-coba memberanikan diri menawarkan kemampuannya hasilnya order pertama didapat dari PT. Irama Tara dengan nilai pekerjaan Rp.300 ribu, ternyata kliennya cukup puas walaupun sempat ragu akan kemampuannya. Hal ini semakin memacu semangat Kika untuk terus intens belajar web design dan saat itu aktivitas mengamen masih berjalan. Namun karena pekerjaan barunya makin menuntut waktu , iapun memutuskan untuk menggantung gitarnya dan berhenti mengamen. Diapun mulai intens berpromosi dengan rajin memberikan komentar2 pada blog dari blog ini nama Kika mulai dikenal. Yang menarik dari pria ini setiap dapat order pekerjaan maka sebagian dari keuntungan di sisihkan untuk kegiatan sosial seperti mendirikan taman bacaan (Yogya,Cianjur,Semarang,Malang,Papua,Bali dan Purworejo), setiap taman bacaan menghabiskan dana minimum Rp.25 juta.

Kini melalui bendera Alurkria Multimedia dia menjalankan bisnis web, periklanan dan multimedia. Dalam berbisnis Kika selalu memegang prinsip "memberi yang terbaik, percaya diri, selalu belajar, dan jangan pernah takut rugi"

Klien2-nya saat ini antara lain Djarum LA lights, PT.Ilham Malindo, Juventus Indonesia,Telkomsel dan berbagai proyek dari Pemda (Bandung, Papua, Pamekasan,Kalimantan Timur),PLN dan masih banyak lagi. Khusus untuk LA lights nilai proyek mencapai 3,5 milyar.

Tarif desaian yang awalnya hanya ratusan ribu saat ini telah menjadi Rp.25 juta s/d Rp.200 juta.

Aalia Kika Syafi'i Mustain telah bermetamorfosis dari Pengamen Jalanan menjadi seorang Entrepreneur sejati .......

Salut buat Kika .........

Your Life Story Inspiring Us

Lesson Learn :
- Kika adalah salah satu contoh manusia yang berhasil mendobrak keterbatasan.
- Ternyata keterbatasan itu tidak ada yang ada adalah kemauan untuk mendobrak keterbatasan.
- Membaca merupakan kunci untuk terus maju
- Mempunyai prinsip
- Mau berubah

Sumber : disarikan dari majalah Swa 2009/XXV


Tag : Motivasi diri;tips bisnis;Peluang Usaha;Generasi Pengusaha

Wednesday, November 25, 2009

Tips menjadi Enterprenuer Sejati

1. Anda harus mempunyai Mimpi (Dream )

2. Berani merealisasikan Mimpi anda


3. Tentukan bisnis yang anda senangi

4. Kerjakan dengan hati

5. Jangan cengeng


Friday, October 16, 2009

Putuskan Benang Itu

"Seutas benang itu sesungguhnya hanya ada dalam pikiran Anda!"

Ada kisah nyata tentang seekor gajah. Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya
dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.

Apa yang terjadi ketika rantai itu diganti dengan seutas benang?

Gajah itu tetap saja berkeliling & tidak berani melangkah keluar dari area lingkaran 4 meter tersebut!

Dari kisah ini, pelajaran apa yang bisa kita ambil?

Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan diri kita dengan seekor gajah. :-)

Namun bisa jadi, kita pun memiliki 'keterbelengguan' dengan seutas tali yang mengikat diri kita!

Kita tidak berani keluar dari zona yang dianggap nyaman. Meski sesungguhnya, kita bisa melakukan banyak hal hebat dari perkiraan kita!

Mari kita jujur pada diri sendiri, berapa banyak kesempatan yg sebenarnya hadir, melintas di depan Anda, namun Anda tidak mempedulikannya?

Andamungkin menganggap peluang itu 'terlalu tinggi' untuk Anda dan merasa tidak pantas berada disana. Atau mungkin Anda malah merasa tidak mampu untuk melakukan hal itu padahal sama sekali belum pernah mencobanya?

Kita semua tahu, segala hal yang menurut kita 'begitu hebat', seringkalitidak selalu seperti yang kita bayangkan.

Atau hal yang kita anggap sulit, kadang sebenarnya sangat gampang!

Ada dua kunci dalam hal ini :

1. Anda akan bisa jika Anda berpikir bisa
2. Anda akan gagal jika Anda berpikir gagal

So, jangan menyalahkan siapapun jika kesuksesan belum menghampiri diri kita.
Sebab, faktor utamanya terletak pada diri kita sendiri.
Oleh sebab itu, perhatikan dengan seksama, dan tanya pada diri sendiri,
adakah seutas benang yang telah membelenggu diri kita selama ini?

Jika ya, maka segeralah untuk putuskan benang itu!

Cobalah bergerak maju dari lingkaran yang selama ini kita buat dan telah membelenggu diri kita sendiri!

Peluang itu sebenarnya selalu hadir kapan saja. Namun, karena kita selalu saja menutup mata, telinga, dan pikiran kita, maka peluang itu akan terlewat begitu saja!

Jika Anda masih saja ragu untuk melangkah, cobalah untuk melatihnya sedikit demi sedikit. Dan jika Anda sudah yakin, maka segeralah berlari cepat, keluar dari keterbelengguan Anda. Jika sudah seperti ini, maka siapa lagi yang diuntungkan, jika bukan Anda sendiri?

Ditulis oleh: Anne Ahira

"Awalnya saya juga ragu untuk membangun bisnis, namun setelah http://www.batiksaga.com mulai di rilis .... hasilnya luar biasa .... " (multa henri)

Tag : Motivasi;Pengembangan Diri;Wirausaha;Belenggu Diri

Saturday, October 10, 2009

Bekal Sukses Itu Bernama "PD"

Masalah krisis kepercayaan diri (krisis PD) seringkali menjadi salah satu masalah klasik yang dialami oleh sebagian orang.

Meski kelihatannya sederhana, namun jika dibiarkan berlama-lama, krisis PD bisa jadi bumerang tersendiri. Salah satunya, potensi yang ada dalam diri kita akan terhambat.

Sekarang mari kita ulas sejauh mana pengaruh kepercayaan diri bisa mempengaruhi keberhasilan seseorang.

Saat menghadiri seminar atau sebuah pertemuan misalnya, banyak di antara
kita yang lebih nyaman memilih tempat duduk di belakang ketimbang di depan.

Alasannya kadang sederhana.. "takut ditanya sama si pembicara". lol

Namun saat seminar sudah dimulai, yang duduk paling belakang seringkali jadi
tidak begitu kelihatan atau terdengar dengan baik apa yang dibicarakan oleh
si pembicara karena terhalang oleh mereka yang duduk di depan!

Pernah merasa seperti itu? :-)

Atau saat kita masih berstatus pelajar, apakah kita termasuk yang malu-malu
untuk angkat tangan dan memberikan jawaban yang sebenarnya kita tahu atas
pertanyaan yang ditanyakan guru kita? :-)

Sekarang, mari kita cari tahu apa saja yang menyebabkan orang suka minder atau
kurang PD! Berikut beberapa alasannya:

1. Sering berpikir yang 'tidak-tidak' tentang diri mereka!

"Coba kalau aku tinggi, aku mau dong jadi model terkenal seperti Luna Maya!
...Tapi sayang, aku nih pendek & item, gigiku gondrong lagi!!"
** lol, kasihan amet... hehe

Jangan pernah memandang sebelah mata terhadap diri kita. Semua yg kita miliki adalah anugerah Tuhan yang pasti ada manfaatnya.

Coba baca lagi artikel pertama yang dulu pernah saya kirimkan dengan judul
"Hargai apa yang kita miliki"
. :-)

2. "Takut Salah" bisa membuat kita tidak maju.

Jika kita selalu takut salah dalam melakukan sesuatu, maka pastinya kita
tidak akan pernah bisa berhasil.

Janganlah takut salah! Karena kesalahan sebenarnya adalah langkah
awal menuju keberhasilan.

Tokoh-tokoh besar dunia yang penemuannya sekarang kita nikmati,
dulunya mereka banyak melakukan kesalahan. Namun, mereka terus dan
terus mencoba untuk memperbaiki kesalahannya hingga tercipta sebuah
penemuan yang besar, seperti lampu pijar, pesawat terbang, Google :-)

Dan masih banyak lagi yang lain! Oleh sebab itu, jangan pernah takut
salah!

3. Jika kita bergaul dengan pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut

Pergaulan bisa mempengaruhi kepribadian kita. Jika berada di
lingkungan yang mayoritas tidak punya rasa PD tinggi, maka jangan harap bisa PD.

Yakinlah, sedikit banyak, PD kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan
dimana kita berada. Oleh sebab itu, pandai-pandailah mencari teman atau
pergaulan yang memiliki kepercayaan tinggi.

Anda juga pasti pernah mendengar istilah "Jika ingin kaya, bergaulah
dengan orang-orang kaya".

Maksudnya, bukan berarti kalau kita tidak punya uang bisa bersandar pada
mereka dan pinjam uang! :-) Tapi tujuan kita adalah bisa menyerap 'caraberpikir' mereka yang bisa membuat mereka menjadi kaya!

4. Tidak perlu terpengaruh pendapat orang lain

Kita seringkali terpengaruh dengan pendapat orang lain. Sayangnya, tidak
semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita
tampung. Tugas kita adalah *mengolahnya*, sekaligus untuk evaluasi diri.

Jika ada pendapat yang justru membuat Anda menjadi mundur dan tidak
berhasil, maka kalian perlu menolaknya, tanpa perlu terpengaruh oleh pendapat
itu.

Singkat kata, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita. Anda tidak
perlu resah dengan kekurangan yang ada.
Jika ada melakukan kesalahan, tinggal perbaiki kesalahan yang kalian buat, dan
jadikan kesalahan itu sebagai pengalaman.
The last but not least...
Selalu perkaya diri Anda dengan ilmu
.
Karena dengan memiliki banyak ilmu, otomatis kekurangan kita dalam hal lain bisa
tertutupi oleh kelebihan lain yang kita miliki!

Kawan, gegitu banyak orang yang tidak menyadari 'sleeping giant' dalamdirinya. Potensi dahsyat dan besar yang acapkali diabaikan oleh alam pikirannya
sendiri, yaitu perasaan minder!

So, percaya dirilah kalian! Agar semua potensi dahsyat yang kalian miliki *keluar* dantidak lagi terhambat! :-)

Ditulis oleh: Anne Ahira - Asian Brain


Tag : Pengembangan Diri; Motivasi Diri; Beranikan Diri

Kita adalah RAJA dari pikiran kita sendiri

Kita adalah RAJA dari pikiran
kita sendiri.

Oleh sebab itu usahakanlah selalu
berprasangka positif, dan hindari
pikiran negatif.

Sebagai 'raja' yang baik, kita
harus mampu untuk slalu memilih
respon positif, meski di tengah
lingkungan paling buruk sekalipun!


Jangan pernah berkata atau merasa
'aku gak layak..' Bercita-citalah
yang besar... berpikirlah maju!

Kita tidak diciptakan untuk menjadi
kalah, tapi diciptakan untuk
memberikan kemenangan!
:-)

Sumber : Anne Ahira- Asian Brain

Wednesday, March 18, 2009

Kisah Sukses Anak asal Bangalore - India



Gopinath(lahir 4 November 1986) adalah CEO dan pendiri dari perusahaan Globals Inc.sebuah perusahaan IT yang memproduksi Web sites dan Software, memiliki 400 karyawan yang tersebar di seluruh dunia dan menjadi icon nasional negara India . The Limca Book of Records - Guniess Book of Records versi India mencatatnya sebagai Chief Executive termuda dunia. Suhas Gopinath memulai bisnis software-nya sejat umur 14 tahun dan karenanya menjadi icon kisah sukses anak India dibidang IT. Sekarang usianya baru 22 tahun namun telah memiliki bisnis bersakala dunia dengan 400 karyawan.

Pada tahun 2005, sebuah perusahaan investasi dari Houston, Texas menawarkan $100 juta untuk menjadi pemegang saham utama., Namun ditolak oleh Gonipath ,"setelah beberapa bulan berdiskusi ". Alasan untuk tanggapan negative ini :"Mengapa saya harus menjual bayi saya?"

Transformasi selama pertengahan 1990, Internet cafes pertama mulai dibuka di Bangalore, dengan ruangan hanya satu pintu bersebelahan dengan rumah Gopinath. Suadara saya Shreyas menaruh saya disana . Sata kagum. Internet telah merubah hidup saya. Dia selalau meluangkan setiap menit waktunya untuk online.Die belajar sendir bagaimana membuat sebuah Web sites. Dia membelanjakan setiap rupee yang dia punya yang di dapat dari internet cafe, kata ibunya . Gopinath mengaku, Saya tadinya adalah seorang murid yang pintar saat itu . Setelah bertemu dengan internet, Saya adalah murid yang pas-pas an. Sebelum menemukan dunia internet, dia bermimpi untuk menjadi dokter hewan.

Project pertamanya tahun 1998, saat itu usianya baru 13 tahun, Gopinath meluncurkan website pertamanya : www.coolhindustan.com. Saya ingun memberikan orang India yang tersebar di dunia melalui sebuah forum untuk mempublikasikan kejadian-kejadian yang ada, tips makandiluar dan setiap hal lain yang mereka minati. Web sitenya menjadi populer - termasuk menarik para hacker dari Pakistan. Mereka menyerang orang Hindustan dan mengganti logo Web site nya dengan "Cool Pakistan". Itu sebuah pengalaman yang sangat buruk , kata Suhas . Dia menolak project itu. Semenjak itu , pencari bakat dari Silicon Valley telah mendengar tentang Suhas Gopinath dan sebuah perusahaan "Network Solutions" mengundang anak muda India ini ke kantor pusatnya di San Jose, California. Inilah pertama kalinya dia naik pesawat terbang dan sekaligus perjalanan pertamanya keluar negeri. Mereka menawarkan perkejaan. Mereka juga mau membayar semua kebutuhan sekolahnya di United States, kata Suhas.

Jawabannya, ternyata adalah "tidak", kenapa saya harus bekerja untuk perusahaan lain padahal saya bisa bekerja untuk perusahaan saya sendiri ?










Bersama Abdul Kalam (Mantan President)



200 Customers di Seluruh Dunia
Perusahan Gopinath menjadi web-based dan software solutions, mobile dan e-commerce solutions - disamping membuat web sites untuk korporasi, periklanan dan institusi pendidikan. Sematara Global mempunyai 200 customers di seluruh dunia dan saat ini mempunyai kantor di 11 negara dengan 65% perputaran bisnisnya di Eropa. Anak muda India yang sangat cerdik dalam mengidentifikati ceruk pasar yang belum terisi. Mereke membangun software untuk sekolah, seperti membantu guru untuk lebih mudah mengetahui kehadiran dan memungkinan para orangtua murid untuk memeriksa anaknya hadir di kelas - semacam absen electronik. Pemerintah India terkejut dengan ide itu dan akhirnya mengontrak Globals untuk set up programnya di 1,000 sekolah !!!!!. Sekarang baru yang ke 21, Gopinath berpikir akan memindahkan kantor pusat ke India - meskipun ada 125 orang sekarang yang bekerja di berada di San Jose dibandingkan hanya 25 di Bangalore. APa yang akan terjadi dengan para karyawannya di United States? Kita akan lihat , kata Gopinath . " Akan datang Perkembangan Baru dari Bangalore".

"SEMOGA BERMANFAAT ..... MENAMBAH MOTIVASI KITA BERWIRAUSAHA"





KREATIF AND CERDIK MEMBIDIK PASAR ... KUNCI UTAMANYA





Sumber : http:/adport.net

Tuesday, December 23, 2008

Siapkah Mental Anda Jadi Pengusaha ?

Kenyataan bahwa kenaikan biaya hidup tidak seimbang dengan pemasukan dari Gaji (sebagai karyawan, hendaklan dapat disikapi oleh semua orang bahwa ternyata mengandalkan penghasilan dari gaji saja tidaklah cukup untuk memenuhi peningkatan biaya hidup yang terus melambung. Namun anda juga tidak bisa serta merta meninggalkan pekerjaan anda dan tiba2 tiba menjadi pengusaha, ini namanya "bunuh diri". Untuk memiliki usaha sendiri perlu proses yang membutuhkan kesabaran, ketekunan, keuletan, kreatifitas dan "impian untuk berhasil". Itulah Modal utama yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha. Jangan terjebak dengan Modal yang berbentuk uang, karena dengan ke 5 modal diatas anda dapat menciptakan Modal yang berbentuk uang. Tanpa ke 5 modal diatas Modal uang berapapun yang anda punya akan ludes tanpa hasil.

Masalahnya sekarang, bagaimanakah mewujudkan jutaan mimpi anda menjadi kenyataan? Apa saja faktor-faktor psikologis yang harus dimiliki oleh pengusaha sehingga impian indah itu dapat terwujud?

Ada beberapa Alternatif yang dapat dipilih dalam menggapai mimpi indah itu.

1. Menjadi wirausahawan mandiri
3 jenis modal utama yang menjadi syarat: (1) sumber daya internal yang berupa kepintaran, ketrampilan, kemampuan menganalisa dan menghitung risiko, keberanian dan memiliki visi jauh ke depan. (2) sumber daya eksternal, social network, uang yang memadai sebagai modal awal (minimal untuk beli pulsa Handphone). (3) faktor X, yaitu kesempatan dan "keberuntungan".
Jangan berharap beruntung bila anda samasekali tidak mau berusaha.

2. Bertemanlah dengan orang yang mempuyai “mimpi” serupa dengan anda.
Carilah teman/kenalan/saudara/tetangga anda yang sekiranya mempunyai "mimpi" yang serupa dengan anda, bila anda ingin jadi pengusaha banyak-banyaklah bergaul dengan para pengusaha, bergaulah dengan pengusaha yang berhasil dan jangan bergaul dengan pengusaha yang gagal karena anda akan dibuat olehnya menjadi takut dengan cerita2 kegagalannya.

3. Bila Modal anda terbatas, jualah mimpi anda kepada pemilik modal
Hal yang paling mudah dilakukan adalah menjual mimpi anda kepada pemilik modal. Tentunya hal ini membutuhkan kepercayaan yang harus anda banguna untuk meyakinkan pemilik Modal.
Mimpi anda bisa berupa kemampuan anda dalam menjual produk yakinkan bahwa anda punya network yang cukup luas sehinggga bisa menjual produk yang dihasilkan. Atau paling sederhana bila anda mempunyai jaringan yang luas anda bisa menjadi mitra/agen untuk mendistribusikan produk dari pemilik modal. Dengan komisi dari hasil penjualan tersebut lama - kelamaan modal akan terkumpul juga.

Sebagai contoh :

Dari beberapa agen saya (distributor batik saga -- lihat :http://www.batiksaga.com) ternyata mereka dapat menjual dengan baik dan dapat mengumpulkan modal hanya dengan membawa barang-barang produk saya tanpa harus mengeluarkan modal untuk kulakan. Yang terpenting anda harus bisa membangun kepercayaan dengan si pemilik produk.

Mentalitas Wirausahawan: Mitos atau Realita?

Selain faktor di atas, ada beberapa faktor lain yang turut menentukan apakah seseorang bisa menjadi seorang wirausahawan yang sukses. Beberapa di antaranya adalah:

1. Kreatif & Inovatif
Seorang wirausahawan dituntut memiliki daya kreasi dan inovasi yang lebih dari non-wirausahawan. Hal-hal yang belum terpikirkan oleh orang lain harus sudah terpikirkan olehnya dan dia mampu membuat hasil inovasinya itu menjadi “demand”. Contoh : bagaimana usaha Tela-Tela mengubah singkong menjadi makanan yang menciptakan omset milyaraan rupiah

2.Confident, Tegar dan Ulet
Wirausahawan dituntut memiliki rasa percaya diri yang tinggi, tegar dan sangat ulet. Tidak ada dalam kamus mereka itu "putus asa". Masalah harus dihadapi dan bukan dihindari. Kegagalan adalah pelajaran bagi mereka dan akan membuatnya lebih hebat. Semangatnya tidak pernah luntur, selalu berpirikan positif bahwa selalu ada jalan di depan sana.

3.Pekerja Keras
Waktu kerja bagi seorang wirausahawan tidak ditentukan oleh jam kerja. Saat ia sadar dari bangun tidurnya, pikirannya sudah bekerja membuat rencana, menyusun strategi atau memecahkan masalah. Kadang dalam tidurnyapun ia tetap berpikir. Membiarkan waktu berlalu tanpa ada yang dipikirkan atau dikerjakan kadang membuatnya merasa “tidak produktif” atau merasa kehilangan kesempatan.

4.Pola Pikir Multi-tasking
Seorang wirausahawan sejati dituntut untuk mampu melihat sesuatu dalam perspektif/dimensi yang berlainan pada satu waktu (multi-dimensional information processing capacity). Bahkan ia juga mampu melakukan “multi-tasking” (melakukan beberapa hal sekaligus). Semakin tinggi kemampuan seorang wirausahawan dalam multi-tasking, semakin besar pula kemungkinan untuk mengolah peluang menjadi sumber daya produktif.

5.Mampu Menahan Nafsu untuk Cepat Menjadi Kaya
Jangan bernafsu untuk sepat kaya, karena semua itu perlu proses. Kaya mendadak dapat menjerumuskan anda ke miskin mendadak bila tidak bijak dalam mengelola keuangan anda.
Wirausahawan yang bijak biasanya sangat berhati-hati dalam menggunakan uangnya terutama jika ia dalam tahap awal usahanya. Setiap pengeluaran untuk keperluan pribadi dipikirkannya secara serius sebab ia sadar bahwa sewaktu-waktu uang yang ada akan diperlukan untuk modal usaha atau modal kerja.

Pengusaha harus sadar bahwa keuntungan usaha tidaklah selalu menetap, kadang ia harus merugi dan perusahaan harus tetap dipertahankan. Oleh sebab itu, jika ia memiliki keuntungan 10, hanya sepersekian yang digunakan untuk keperluan pribadinya. Sebagian besar disimpannya untuk digunakan bagi kemajuan usahanya atau untuk tabungan jika ia terpaksa mengalami kerugian.

Wirausahawan yang bijak juga mengerti bahwa membangun sebuah perusahaan yang kokoh dan mapan memerlukan waktu bertahun-tahun bahkan tidak jarang belasan atau puluhan tahun. Seorang wirausahawan yang memulai usahanya dari skala yang kecil hingga menjadi besar akan mampu menahan nafsu konsumtifnya. Baginya, pengeluaran yang tidak menghasilkan akan dianggap sebagai sebuah kemewahan. Jika tabungannya tidak cukup untuk membeli kemewahan itu, dia akan menahan diri sampai tabungannya jauh berlebih. Ia juga menghargai keuntungan yang sedikit demi sedikit dikumpulkannya. Keuntungan itu diinvestasikannya ke dalam usaha lainnya sehingga lama-kelamaan hartanya bertambah banyak. Dalam hal ini memang ada benarnya pepatah yang mengatakan: “hemat pangkal kaya”.

Hindari nafsu konsumtif. Keuntungan jangan dihabiskan untuk berbagai jenis kemewahan dan hal yang tidak produktif sehingga tidak ada lagi tabungan untuk perluasan perusahaan atau untuk bertahan pada masa sulit. Perusahaanpun tidak lama bertahan.

6.Keberanian untuk mengambil risiko
Seorang wirausahawan berani mengambil risiko. Semakin besar risiko yang diambilnya, semakin besar pula kesempatan untuk meraih keuntungan karena jumlah pemain semakin sedikit. Tentunya, risiko-risiko ini sudah harus diperhitungkan terlebih dahulu.

7.Faktor Lainnya
Masih banyak lagi faktor yang belum terungkap dalam artikel ini. Saya berharap para pembaca yang memiliki pengalaman lain mau membagikan pengalamannya agar dapat menjadi inspirasi bagi calon-calon wirausahawan baru. Negara kita memang sedang membutuhkan wirausahawan baru untuk membangun kembali ekonomi yang morat-marit ini.

“Selamat merealisasikan mimpi ANDA”. (jp)

Thursday, December 4, 2008

Memiliki Usaha lebih baik daripada menjadi Karyawan

Tulisan ini saya kutip dari Jim Rohn, ia dikenal sebagai seorang milyader, entrepreneur, businessman, dosen dan pembicara motivasi pengembangan diri.

Pawa waktu saya berumur 25 tahun, guru saya memberikan sebuah wejangan yang merubah hidup saya "keuntungan dari usaha (profits) lebih baik daripada gaji". Gaji akan membuat kamu cukup untuk hidup, keuntungan usaha membuat hidup kamu lebih dari cukup.

" Kamu tahu bahwa memang sulit untuk menjadi kaya hanya mengandalkan dari gaji, namun setiap orang dapat menjadi kaya dari profits. Profits akan merubah seluruh sikap anda , bahkan hanya dengan memulainya secara part-time. Apakah part-time dalam usaha milik anda sendiri, melalui perusahaan network marketing ataupun jasa usaha. Ini akan menjadi sebuah peta bisnis buat anda. Jenis jasa usaha bisa berupa jasa training, consultant atau mengajar atau bisa jadi hobby anda seperti melukis, menulis, jadi pengrajin, bidang komputer atau memasak.

Namun sekali anda memulai usaha walaupun dimulai dari hanya sekedar part time menjadi sebuah bisnis yang anda anda miliki sendiri, anda akan menemukan bagaimana indahnya bangun pagi dan bekerja diperusahaan anda sendiri, bahkan bila anda hanya meluangkan waktu beberapa jam saja dalam seminggu. Alangkah hebatnya anda bisa bekerja di perusahaan sendiri daripada harus pergi bekerja dikantor orang lain dengan gaji bulanan. Ubah seluruh sikap anda !!!! ; ubah semangat dan jiwa anda !!!!. Inilah suara anda !!! Inilah wajah anda!!!! . Ini semua ada dalam gerak langkah anda! Dan andapun bisa bilang , "Saya sekarang bekerja untuk diri sendiri ... full-time maupun part-time untuk hidup yang lebih baik karena saya telah menemukan jalan untuk mendapatkan profits.

" Wow! Let the adventure begin…

Semoga bermanfaat ...

Multa